ULASSULTRA.COM-Sebanyak 10 calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2026-2030 akan memasuki tahapan penyampaian visi dan misi, 29 Juni 2026 mendatang. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Senat UHO, Prof. Dr. Jamili, M.Si usai pengumuman hasil penjaringan Balon Rektor, di gedung Rektorat lantai 4, Kamis (18/6/2026).
Prof Jamili menjelaskan, penetapan 10 bakal calon tersebut dilakukan setelah Panitia Penjaringan melakukan verifikasi terhadap seluruh berkas pendaftar. Dari total 11 Balon yang mendaftar, satu Balon dinyatakan tidak memenuhi persyaratan administrasi.
“Berdasarkan laporan dari Ketua Panitia Penjaringan setelah melakukan verifikasi berkas, terdapat satu Balon yang tidak memenuhi ketentuan administrasi yang telah ditetapkan Senat, yaitu Prof. Azhar Bafadal. Persyaratan yang belum terpenuhi berkaitan dengan pengalaman manajerial,” jelasnya.
Ia menyebut, bahwa dengan begitu sebanyak 10 Balon dinyatakan memenuhi persyaratan dan berhak mengikuti tahapan penyampaian visi dan misinya.
“Adapun nama-nama yang lolos antara lain, Assoc. Prof. Dr. Baru Sadarun, S.Pi.,M.Si, Prof. Dr. Edy Karno, M.Pd, Dr. Herman, S.H.,LL.M, Prof. Dr. Ida Usman, M.Si, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande, M.Si, Prof. Dr. Ma’ruf Kasim, S.Pi.,M.Si, Dr. Muliddin, M.Si, Prof. Dr. Ruslin, M.Si, Prof. Dr. Ir. Takdir Saili, M.Si, dan Prof. Dr. Yusuf Sabilu, M.Si, “ katanya.
Ia menyebut, pada 29 Juni nanti akan memiliki agenda tunggal, yaitu mendengarkan pemaparan gagasan dan program kerja dari seluruh Balon rektor. “Sementara pada 30 Juni 2026, Senat akan kembali menggelar rapat tertutup untuk melakukan penyaringan dan menetapkan tiga bakal calon Rektor UHO yang akan melanjutkan ke tahapan berikutnya,” ucapnya.
Ia juga mengimbau seluruh Balon untuk menjaga suasana akademik yang kondusif selama proses pemilihan berlangsung. Para calon diharapkan dapat melakukan sosialisasi kepada sivitas akademika secara santun dan tetap menjunjung tinggi etika serta integritas akademik.
“Sebagai bentuk komitmen menjaga proses pemilihan yang sehat, panitia juga berencana meminta seluruh Balon membacakan ikrar sebelum penyampaian visi dan misi. Ikrar tersebut berisi kesiapan untuk menerima hasil pemilihan, baik menang maupun kalah, serta komitmen menghindari praktik gratifikasi dan pelanggaran integritas akademik,” terangnya.
Sementara Ketua Panitia Pilrek UHO, Prof. Dr. Ali Bain, M.Si mengungkapkan bahwa, terkait teknis pelaksanaan penyampaian visi dan misi yang akan diikuti 10 Balon Rektor dalam satu hari, panitia masih akan menyusun pengaturan waktu secara rinci serta berkoordinasi dengan pihak kementerian yang direncanakan hadir dalam kegiatan tersebut.
“Setelah hari ini, panitia akan melakukan rapat teknis untuk mempersiapkan segala sesuatunya terkait dengan proses penyaringan. Dan tanggal 29 itu penyampaian visi misi dan program kerja. Sehingga panitia harus mempersiapkan secara sistematis, agar kegiatan tersebut berjalan dengan lancar. Dan tahapan berikutnya itu sudah sesuai dengan yang sudah ditetapkan,” tambahnya. (*)















