ULASSULTRA.COM-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur (Koltim) melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar kegiata Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta mengendalikan inflasi daerah. Kegiatan ini dilaksanakan di Pasar Rakyat Rate-Rate, Kecamatan Tirawuta, pada Jumat (1/5/2026) mulai pukul 07.00 WITA.
Pelaksanaan GPM ini merupakan tindak lanjut atas kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) beras di Kabupaten Kolaka Timur periode April 2026 yang telah melampaui batas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Program ini terselenggara melalui sinergi antara Pemkab Koltim bersama Badan Pangan Nasional, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Koltim, BULOG, serta Bank Indonesia, sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kolaka Timur, Idarwati menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin memastikan ketersediaan bahan pangan dengan harga yang stabil, sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi di daerah,” ujarnya.
Berbagai komoditas disediakan dalam kegiatan ini, seperti beras SPHP, minyak goreng, gula, telur, dan kebutuhan pokok lainnya yang dijual dengan harga di bawah harga pasar, sehingga memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Koltim, Rismanto Runda, S.Sos., MM, serta Asisten II Setda Koltim La Fala, SE yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya pengendalian inflasi melalui intervensi pasar.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Koltim Rismanto Runda menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kestabilan ekonomi daerah.
“Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, terutama dalam memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang terjangkau. Gerakan Pangan Murah ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengendalikan inflasi serta menjaga daya beli masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga berharap program ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan tepat sasaran.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara konsisten agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas,” tambahnya.
Pemkab Koltim juga mengimbau kepada seluruh camat, lurah, dan kepala desa untuk aktif menyampaikan informasi kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan program ini secara optimal.
Melalui Gerakan Pangan Murah, Pemkab Koltim menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga pangan, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (*)







