banner 728x250

Gubernur Sultra: Indikator Makro Pembangunan Tren Positif

  • Bagikan

ULASSULTRA.COM-Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Kabupaten Kolaka sebagai forum strategis dalam menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan prioritas nasional. Yang dilaksanakan di Hotel Sutan Raja. Selasa, (05/05)

Kegiatan diawali dengan arahan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia serta Menteri PPN/Kepala Bappenas Republik Indonesia yang menekankan pentingnya sinergi perencanaan pusat dan daerah, serta optimalisasi pemanfaatan anggaran agar tepat sasaran, efektif, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, secara resmi membuka kegiatan yang turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Ir. Hugua, M.Ling, Inspektur Jenderal Kemendagri Irjen Pol. (Purn) Drs. Sang Made Mahendra Jaya, MH yang hadir secara daring, perwakilan Bappenas oleh Deputi Bidang Perencanaan Makro Dr. Eka Chandra Buana, SE., MA, Plh. Sekda Provinsi Sultra, Anggota DPR RI Dapil Sultra Ahmad Syafei, Anggota DPD RI Dapil Sultra La Ode Umar Bonte dan Leni Andriani Surunuddin, 17 kepala daerah dan wakil kepala daerah se-Sulawesi Tenggara serta pimpinan instansi vertikal, pimpinan BUMD.

Dalam arahannya, Gubernur menyampaikan capaian indikator makro pembangunan Sulawesi Tenggara yang menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Sultra tahun 2025 tercatat sebesar 5,70 persen, meningkat dari tahun sebelumnya dan berada di atas rata-rata nasional sebesar 5,11 persen.

“Tingkat kemiskinan juga mengalami penurunan dari 10,63 persen pada 2024 menjadi 10,14 persen pada 2025, meskipun masih di atas rata-rata nasional.” Jelasnya

Selain itu, Gini Rasio Sultra menunjukkan perbaikan dengan tingkat ketimpangan yang menurun, serta tingkat pengangguran terbuka per Februari 2026 sebesar 3,33 persen yang menempatkan Sulawesi Tenggara sebagai salah satu daerah dengan tingkat pengangguran terendah secara nasional. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 mencapai 74,25 atau masuk kategori tinggi.

Gubernur juga memberikan apresiasi kepada daerah yang menunjukkan kinerja terbaik, termasuk capaian IPM di atas 80 oleh Kota Kendari dan Kota Baubau, serta mendorong pemerataan pembangunan antara wilayah daratan dan kepulauan.

Dalam rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan penghargaan kepada kabupaten/kota atas kinerja dalam upaya percepatan penurunan stunting, dengan peringkat terbaik pertama diraih Kabupaten Kolaka, terbaik kedua Kabupaten Konawe, dan terbaik ketiga Kota Baubau.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk komitmen bersama terhadap hasil Musrenbang RKPD Tahun 2027, serta diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh kepala daerah se-Sulawesi Tenggara.

Usai kegiatan, Gubernur bersama seluruh kepala daerah meninjau stand UMKM dan stand Dekranasda Kabupaten Kolaka sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan dan produk unggulan daerah.

Melalui pelaksanaan Musrenbang ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan dalam mendorong pembangunan Sulawesi Tenggara yang inklusif, merata, dan berkelanjutan. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *