banner 728x250

Bupati Azhari Minta Budaya Dilestarikan Generasi Tahu Jati Diri

  • Bagikan
ULASSULTRA.COM-Bupati Buton Tengah, Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si., didampingi Wakil Bupati, Muh. Adam, S.Sos., menghadiri perayaan Pesta Kampung (Cumpe’a) yang digelar di Baruga Desa Mone, Kecamatan Lakudo, Senin (13/04/2026).
Turut hadir dalam acara tersebut Wakapolres Buton Tengah, Anggota DPRD, para Kepala Desa se-Kecamatan Lakudo, serta jajaran Forkopimda dan Forkopimcam.
Dalam sambutannya, Bupati Azhari memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tokoh adat dan warga Desa Mone yang terus konsisten menjaga warisan leluhur. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Buton Tengah untuk terus mendukung pelestarian berbagai tradisi budaya, mulai dari Kasampunikino Napa, Kamomoose, Kasebu, Kande-kandea, hingga Bongka’a Tau.
“Lestarikan budaya agar generasi tahu jati diri. Budaya adalah kebanggaan dan pemersatu kita. Kami ingin memastikan anak cucu nanti tetap mengenal identitas mereka sebagai orang Buton Tengah. Selama tradisi ini membawa dampak positif dan mempererat silaturahmi, Pemkab akan terus mendukungnya,” ujar Bupati.
Di tengah suasana kegembiraan, Bupati juga menyampaikan kabar baik terkait ketahanan pangan. Ia mengumumkan bahwa Kantor Cabang Bulog Buton Tengah dalam waktu dekat akan segera diresmikan dan mulai beroperasi untuk menekan harga kebutuhan pokok.
“Insya Allah, Rabu ini kita upayakan segera bergerak. Dengan adanya kantor Bulog sendiri, kita bisa memangkas harga beras di pasaran yang tadinya Rp68.000 menjadi kisaran Rp60.000 per karung 5 kg,” ungkapnya.
Untuk memperluas akses, setiap desa nantinya akan memiliki perwakilan melalui program “Kios Pangan Kita” yang menjamin ketersediaan beras dan minyak goreng dengan harga terjangkau.
Di bidang kesejahteraan sosial, Bupati menginstruksikan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melakukan pendataan ulang minggu ini agar bantuan sosial lebih tepat sasaran.
“Masyarakat yang sudah mampu harus memberi ruang bagi saudara yang lebih membutuhkan. Keadilan sosial harus benar-benar dirasakan oleh yang layak menerimanya,” tegasnya.
Bupati juga mempromosikan Sekolah Rakyat Buton Tengah sebagai proyek strategis nasional. Ia mengajak orang tua memprioritaskan pendidikan anak-anak, terutama bagi keluarga kurang mampu yang seluruh biayanya ditanggung negara.
Di akhir sambutan, Bupati mengimbau warga pesisir untuk menjaga kebersihan laut dan tidak membuang sampah ke perairan, serta mengajak masyarakat mulai bertani secara mandiri guna memperkuat ekonomi keluarga. (*)
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *