banner 728x250

445 Warga Binaan dan Pegawai Lapas Baubau Jalani Skrining Kesehatan Massal

  • Bagikan

ULASSULTRA.COM-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Baubau menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis dan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) yang berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis, 29–30 April 2026.

Plt Kadis Kesehatan Kota Baubau dr. Frederik Tangke Allo, Sp.B mengatakan, skrining ini merupakan buah kolaborasi solid antara Dinas Kesehatan Kota Baubau dengan tujuh UPTD Puskesmas, yaitu Puskesmas Bataraguru dan Puskesmas Wolio,Puskesmas Bukit Wolio Indah danPuskesmas Wajo serta Puskesmas Kodolomoko, Katobengke, dan Waborobo. Sebanyak 445 orang, yang terdiri dari Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan seluruh pegawai Lapas, antusias mengikuti rangkaian pemeriksaan medis ini.

Menurut dr. Frederik Tangke Allo, Sp.B, layanan yang diberikan bukan sekedar pemeriksaan biasa melainkan mencakup deteksi dini dan upaya preventif penyakit menular maupun tidak menular, meliputi Skrining Fisik berupa pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) dan tekanan darah, Cek Laboratorium yakni Gula darah, Hepatitis C, Sifilis (IMS), dan HIV. Skrining Penyakit Menular berupa Deteksi dini TBC. Selain itu, Sanitasi berupa Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) pada sarana prasarana dapur Lapas. Serta edukasi berupa Sosialisasi pola hidup sehat untuk mencegah penyebaran penyakit di lingkungan padat hunian.

Dikatakan, sebagai bentuk penguatan layanan yang berkelanjutan, pada hari pertama dilaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Dokumen strategis ini ditandatangani langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Baubau, Abdul Waris, A.Md.IP., S.H., M.H., bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, dr. Frederik Tangke Allo, Sp.B.”Kerja sama ini adalah wujud komitmen bersama untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, tidak terkecuali bagi mereka yang sedang dalam masa pembinaan. Kami ingin memastikan hak-hak kesehatan WBP terpenuhi secara optimal,”katanya.

Ditambahkan, Dinas Kesehatan Kota Baubau berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang optimal dan berkelanjutan, menciptakan lingkungan Lapas Baubau yang sehat guna mendukung proses pembinaan warga binaan agar kelak dapat kembali ke masyarakat dalam kondisi prima.

Sementara itu, Kepala Lapas Baubau Abdul Waris A.Md.IP., S.H., M.H., menyambut baik inisiatif ini sebagai langkah krusial dalam menjaga kondusivitas Lapas. Melalui deteksi dini, risiko penyebaran penyakit di dalam blok hunian dapat diminimalisir secara signifikan. (*)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *