banner 728x250

Tagana Masuk Sekolah, Edukasi Mitigasi Bencana Sasar Peserta Didik di Baubau

  • Bagikan

ULASSULTRA.COM-Sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana sejak dini, tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Baubau melaksanakan program Tagana Masuk Sekolah (TMS) di SMPN 18 dan SMAN 5. Kegiatan ini menyasar puluhan siswa dan siswi serta tenaga pendidik untuk diberikan edukasi praktis mengenai cara melindungi diri saat bencana terjadi.

Hal ini diungkapkan Kadis Sosial dan Tenaga Kerja Kota Baubau Dra Hj Amalia, M.Si dalam siaran persnya Sabtu (11/04/2026).

Menurut Hj Amalia, program Tagana Masuk Sekolah merupakan program sinergis antara Kementerian Sosial RI dan Kementerian Pendidikan, serta implementasi dari surat edaran bersama Menteri Pendidikan nomor 4 tahun 2019 dan Menteri Sosial nomor 1 tahun 2019 tentang mitigasi kebencanaan di satuan pendidikan melalui program TMS, yaitu Pengenalan Jenis Bencana dan Model Menghadapi Bencana.

Kemudian, strategi kesiapsiagaan dan mitigasi menghadapi bencana, Pengorganisasian Penanggulangan Bencana di Satuan Pendidikan, Menentukan tanda bahaya yang disepakati dan dipahami oleh seluruh pemangku kepentingan di satuan Pendidikan, Menentukan dan memasang tanda petunjuk jalur evakuasi dan titik kumpul, Penyampaian informasi/laporan dan permohonan pertolongan, dan Penyelenggaraan kegiatan simulasi kebencanaan secara rutin.

”Tujuan program Tagana Masuk Sekolah adalah memberikan edukasi kepada siswa-siswi tentang pentingnya mitigasi bencana serta tindakan yang harus dilakukan saat menghadapi situasi darurat. Sehingga, siswa dan siswi memiliki kecakapan dan kemampuan dalam menghadapi bencana sedini mungkin,”ujarnya.

Ditambahkan, pada program Tagana Masuk Sekolah di SMPN 18 dan SMAN 5, anggota Tagana Kota Baubau banyak memberikan materi terkait pengenalan bencana, manajemen penanggulangan bencana, pembentukan petugas penanggulangan bencana sekolah. ”Siswa siswi sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut mereka tertarik dengan materi yang mungkin tidak akan pernah di dapat selama ini,”katanya.

Amalia berharap program Tagana Masuk Sekolah dapat memberikan perlindungan kepada siswa dan siswi, guru, dan tenaga pengajar lainya dari dampak resiko bencana, mengurangi gangguan terhadap pendidikan saat terjadi bencana, tempat belajar lebih aman, dapat di jadikan pusat kegiatan masyarakat dan merupakan sarana sosial yang sangat penting.

Sementara itu, pada kesempatan tersebut perwakilan SMAN 5 Baubau dalam testimoninya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI, Pemkot Baubau dalam hal ini Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Baubau yang telah melaksanakan program Tagana Masuk Sekolah. Dan ini sangat bermanfaat karena diberi pengetahuan tentang hal kewaspadaan terhadap bencana dan cara menyelematkan diri bila terjadi bencana. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *